Tag Archives: Punk

Cinta Itu Pembodohan

Dunia punya cerita…cerita ttg cinta, cinta dan cinta…

pada stress n gak sedikit yang gila, mati…

mampus!!! minum racun serangga, gantung diri di pohon jengkol…

nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal, lompat dari gedung bertingkat…

semua karena cinta… semua demi cinta… Continue reading

Kenapa Harus Seragam?

INDONESIA…negara yang sudah merdeka, tapi sepertinya masih dijajah. Ya, negara ini masih dijajah oleh bangsanya sendiri. Coba lihat saja dimana-mana masih banyak sekali pembodohan oleh pemerintah dan terutama oleh media. Pemerintah sebagai pemimpin negeri ini, selalu bertindak sesuka hatinya, tidak pernah berpikir jika yang mereka lakukan itu telah membuat negeri ini semakin bobrok. Sekarang lihat saja disana-sini mereka membuat aturan yang terkadang tidak sesuai dengan keadaan negara ini. Seakan-akan seluruh rakyat dibuatnya sama, semua sama atau sebut saja penyeragaman.

Contohnya saja perdebatan tentang RUU APP, mungkin buat umat agama Islam itu baik dan bagus. Tapi di negeri ini ada lima agama, jangan lupa itu…!!!! Bagi seniman atau yang bukan umat agama Islam, semua itu adalah seni atau mungkin saja orang non-Islam malah tidak peduli dengan undang-undang tersebut.

Dalam budaya Bali saja, keterbukaan adalah suatu bentuk penyatuan energi manusia dengan alamnya. Sama halnya yang terjadi pada suku-suku primitif yang masih tersebar diseluruh Indonesia. Ingat semboyan bangsa Indonesia, BHINEKA TUNGGAL IKA…!!! Jika negeri ini ingin dibuat seragam semua, ya pastinya tidak akan pernah bisa. Bukankah berbeda itu bagus, bangsa INDONESIA saja bisa bersatu juga karena berbeda-beda. (betul gak…?!?!)

Continue reading

Punk Antara Paham dan Lifestyle

Indonesia

PUNK. Banyak yang salah kaprah mengindentikkan anak-anak punk. Menurut anggapan mereka-mereka yang “bergaya” punk secara fashion, punk adalah sepatu boot, celana ketat, rambut mohawk dan piercing di seantero tubuh. Benarkah?

Tentu saja tidak segampang itu pantas disebut anak punk. Menurut pengertian Craig O’Hara dalam The Philosophy of Punk (1999) mendefinisikan punk lebih luas, yaitu sebagai perlawanan “hebat” melalui musik, gaya hidup, komuniti dan mereka menciptakan kebudayaan sendiri. Nah, apakah yang sekedar bergaya sok punk, bisa disebut real punk? Oknum kalau itu.

Konon, gaya hidup punk itu selalu dengan pemberontakan.

Banyak orang yang bilang kalo PUNK itu cuma gaya hidup, fashion-style, malah ada yang menganggap PUNK itu adalah anarkisme dan komunitas orang-orang gak punya agama. Padahal pemahaman seperti itu salah. PUNK sebenarnya adalah suatu paham yang mengajak para pengikutnya untuk terus melawan dan melawan, menentang segala macam ketidak-adilan, menjunjung tinggi kebebasan dan terutama adalah saling menghargai antara umat manusia. Memang style mereka sangat khas, celana ketat, sepatu boot, rambut mohawk, jaket penuh dengan pernik logam, dan sebagainya.

Punk itu lebih dari sekadar musik. Punk adalah gaya hidup yang bisa mengubah hidup dirinya atau lingkungan sekitarnya.
Punk’s not dead! Continue reading